Sabtu, 30 Agustus 2014

Tips Mempertahankan Rasa Percaya Diri


WEB TIPS PERCAYA DIRI
Careerbuilder.co.id – Tips mempertahankan rasa percaya diri. Bagi yang pernah merasakan bagaimana ditolak berkali-kali saat sedang melamar sebuah pekerjaan atau bagi yang sedang berjuang untuk bisa mendapatkan sebuah pekerjaan pasti akan merasakan bahwa sebetulnya kekuatan dari semangat dan juga optimisme yang tinggi adalah merupakan sebuah model penting bagi kita untuk dapat mencari pekerjaan.
Jika kita memperlihatkan rasa pesimisme maka ada kemungkinan kita juga tidak akan diterima di sebuah perusahaan. Sangat penting untuk bisa mempunyai sikap semangat dan juga percaya diri meski kita menghadapi adanya sebuah penolakan. Berikut adalah beberapa tips mempertahankan rasa percaya diri :
1. Tips pertama adalah jangan menyalahkan diri sendiri
Tips pertama yang perlu untuk dapat kita lakukan adalah jangan pernah menyalahkan diri sendiri secara terus menerus. Kita juga jangan selalu mendengarkan adanya setiap komentar negative. Kita perlu untuk bisa fokus kepada tujuan hidup yang telah kita tetapkan.
2. Tips kedua adalah dengan mencoba untuk dapat tetap berelasi
Tips kedua adalah kita perlu untuk dapat tetap mencoba melihat bahwa kita tidak sedang berjuang secara sendirian. Kita bisa untuk dapat mengunjungi teman lama kita atau tetap berelasi dengan teman pada saat kita kuliah dulu untuk bisa mencari informasi pekerjaan dan siapa tahu kita juga bisa sambil melihat kekurangan yang ada dalam diri kita.
3. Tips ketiga adalah tetap mencoba bersosialisasi
Tips ketiga yang perlu untuk dapat kita lakukan adalah dengan tetap untuk bersosialisasi. Kita bisa untuk tetap active menjalin hubungan dengan teman serta sahabat lama kita. Jika ada sebuah acara ulang tahun atau pernikahan, kita juga perlu untuk dapat tetap menghadiri acara tersebut.
4. Tips keempat adalah dengan tetap bersikap proaktif
Tips keempat yang juga perlu untuk dapat kita lakukan adalah jangan bersikap pasif dengan menunggu telepon hanya dari satu perusahaan saja yang telah melakukan interview dengan Anda. Kita bisa mencoba mencari informasi perusahaan lain yang juga menawarkan sebuah posisi yang kita inginkan.

Jumat, 29 Agustus 2014

Cara Menulis Lamaran Pekerjaan Yang Baik

Cara menulis CV Yang baik. Bagi yang sedang mempersiapkan CV untuk melamar sebuah pekerjaan dapat mencoba untuk dapat memperhatikan beberapa hal berikut ini. CV (Curriculum Vitae) adalah merupakan sebuah dokumen penting bagi kita untuk bisa mempromosikan diri kita di perusahaan tempat kita ingin bekerja. Dokumen CV ini juga adalah merupakan salah satu file penting bagi kita untuk bisa memberikan perbedaan dari kemampuan diri kita dengan orang lain.
Dilansir dari halaman Businessinsider.com, berikut adalah beberapa tips menulis CV (Curriculum Vitae) yang baik dan beberapa poin yang tidak perlu untuk ditulis:
Tips pertama adalah menulis      atau pengalaman kerja
Tips pertama adalah dari sisi poin penulisan pengalaman kerja. Kita tidak perlu menuliskan pengalaman kerja yang begitu banyak jika kita merasakan poin tersebut tidak begitu penting untuk ditulis di CV kita. Salah satu alasan mengapa kita melakukan hal tersebut adalah karena jika kita menuliskan pengalaman bekerja di banyak perusahaan maka perusahaan akan mempunyai pertanyaan bagi kita mengapa sering pindah.
Tips kedua adalah mempunyai sebuah nama email yang profesional
Tips kedua adalah kita perlu untuk membuat sebuah nama email pribadi yang profesional jika kita tidak mempunyai email pribadi. Jika kita mempunyai sebuah nama email yang profesional maka kita akan terlihat lebih profesional.
Tips ketiga adalah dari sisi penulisan gaji yang diinginkan
Tips ketiga adalah sebaiknya kita jangan menuliskan seberapa besar gaji yang kita inginkan pada halaman resume. Jika perusahaan bertanya dan memberikan kita sebuah formulir tentang seberapa besar gaji yang kita inginkan baru kita dapat menuliskannya.
Tips keempat adalah dari sisi penggunaan kalimat
Tips keempat adalah kita dapat mencoba menggunakan kalimat yang sopan. Kita tidak perlu menuliskan kalimat yang sulit untuk dapat dimengerti karena bisa saja hal tersebut nantinya akan dapat menyulitkan kita saat perusahaan memberikan pertanyaan lebih lanjut.

Tanda Bahwa Anda Sudah Tidak Dibutuhkan lagi ?

Tanda bahwa Anda Sudah tidak dibutuhkan lagi. JIka kita pernah merasakan bahwa kita sudah tidak dianggap lagi saat sedang bekerja di kantor atau teman di kantor yang sudah menjaga jarak dengan kita maka kita perlu untuk dapat melihat bahwa adanya tanda-tanda bahwa kita sudah tidak dibutuhkan lagi. Dilansir dari halaman Forbes, Lynn Taylor mengatakan bahwa para pekerja biasanya mempunyai firasat saat dirinya sudah tidak dibutuhkan lagi.
Taylor menambahkan bahwa perusahaan tidak akan begitu cepat memecat kita sampai dengan batas waktu tertentu. Prosesnya bisa saja terlihat lambat tetapi pada akhirnya akan terlihat. Tetapi hal paling penting adalah kita jangan langsung mengambil sebuah tindakan sebelum kita telah mendapatkan kepastian akan pekerjaan kita. Berikut adalah 10 tanda bahwa kita sudah tidak dibutuhkan lagi:
 Tugas kita terlihat lebih mudah dibandingkan dengan yang lain
Setiap perusahaan mempunyai sistem kerja masing-masing. Saat manajemen mempunyai rencana untuk dapat memecat seseorang biasanya kita akan diberikan tugas serta tanggung jawab yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan yang lain. Pakar komunikasi David Parnell mengatakan jika kita berada dalam kondisi tersebut secara mencari sebuah alasan yang tepat.
Kita tidak diundang dalam rapat penting
Jika kita merasakan bahwa kita jarang diundang dalam sejumlah rapat yang penting di kantor dan pihak manajemen merasakan hanya memperoleh sedikit saja manfaat dari kita maka pihak manajemen akan merasakan semakin menjaga jarak dengan kita akan lebih baik.
Jika hubungan dengan atasan kita terlihat berubah
Jika hubungan dengan atasan kita terlihat berubah maka biasanya seorang atasan akan terlihat menjaga jarak dan menghindar untuk berkomunikasi dengan kita. Atasan kita cenderung akan mempunyai sikap kurang ramah dan jika atasan kita telah memperlihatkan hal tersebut , kita perlu untuk dapat mempersiapkan diri dengan baik.
Jika kita banyak menerima kritikan
Jika kita banyak menerima kritik terutama saat atasan menegur kita karena adanya kesalahan yang dapat merusak nama baik perusahaan. Maka ada kemungkinan kita bisa saja dipecat saat atasan terus memberikan kritik kepada kita.
Jika kita melihat perusahaan terlihat mengalami masalah keuangan
Jika kita mendengarkan kabar atau adanya rumor bahwa perusahaan kita sedang mengalami kesulitan keuangan maka kita dapat mencoba menyiapkan lamar terbaru ke perusahaan lain. Parnell memberikan saran sebaiknya kita dapat berkonsultasi dengan pihak manajemen sehubungan dengan masa depan karir kita.
Jika kita merasakan bahwa diri kita dihindari oleh teman satu kantor
Kita perlu mengetahui bahwa teman dalam satu kantor tidak jarang dapat menjadi kompetitor kita dalam kantor. Jika kita merasakan bahwa manajemen dan teman satu kantor semakin jarang terlihat berkomunikasi dengan kita maka hal tersebut adalah merupakan salah satu tanda lampu kuning bagi pekerjaan kita.
Jika kita terlihat jarang ditegur meski telah membuat banyak kesalahan
Jika kita terlihat jarang ditegur meski kita juga telah melakukan banyak kesalahan di kantor berarti bisa saja atasan kita tidak menegur karena sudah mempunyai rencana untuk memecat kita.
Jika tugas kita terlihat diselesaikan oleh karyawan lainnya
Jika atasan kita menyuruh kita untuk memberikan tugas yang sedang kita kerjakan kepada orang lain di kantor karena merasa terlihat khawatir dengan cara kerja kita maka hal tersebut juga sudah menjadi salah satu tanda lampu kuning.
Jika kita merasa terlihat tidak dianggap lagi
Kita perlu merasa khawatir jika laporan kerja yang kita berikan terlihat di abaikan dan atasan tidak mau memeriksa pekerjaan kita. Taylor menambahkan atasan tidak akan peduli gagasan hebat kita bagi perusahaan karena tidak aka nada lagi yang akan mendengarkan kita di kantor.
Perusahaan terlihat menghire karyawan baru dengan kemampuan yang sama
Jika tim manajemen mempekerjakan karyawan baru dengan kemampuan sama dan dapat memberikan keuntungan lebih bagi perusahaan maka kita perlu untuk dapat mempersiapkan diri.

Agar Dapat Bahagia Saat Sedang Di Kantor



<3Careerbuilder.co.id – Dengan melihat rutinitas pekerjaan yang dilakukan di kantor serta adanya tekanan pekerjaan kadang membuat seseorang terlihat bosan serta tidak bahagia sedang bekerja di kantor. Melihat hal tersebut, kita bisa membaca seperti dikutip dari halaman businessinsider.com, beberapa hal berikut yang ada di bawah ini untuk bisa membuat kita dapat kembali mempunyai semangat saat sedang berada di kantor.
1. Saat Dapat Menyelesaikan Pekerjaan Dengan Baik
Saat kita dapat dengan baik menyelesaikan semua pekerjaan dari atasan dan kita mendapatkan promosi maka hal tersebut akan membuat suasana hati kita dapat lebih terlihat menyenangkan.
2. Mempunyai teman yang menyenangkan
Saat kita juga mempunyai teman yang dapat menyenangkan saat kita bekerja di kantor juga akan membuat suasana hati kita akan terasa bahagia meski kita juga mempunyai banyak pekerjaan.
3. Bekerja Dengan Tidak Menjadikan Beban
Saat kita sedang bekerja di kantor dengan melihat bahwa pekerjaan yang kita lakukan adalah bukan merupakan beban akan membuat kita melihat hal tersebut menjadi sebuah tantangan bagi kita. Selain itu kita juga akan merasakan kebahagiaan saat kita tidak mempermasalahkan waktu seberapa lama kita bekerja.
4. Suasana Kantor Yang Nyaman
Dengan sebuah ruangan kantor yang bersih dan juga sehat akan dapat membuat suasana hati kita juga akan terasa menyenangkan. Selain itu dengan suasana kantor yang juga nyaman akan bisa memberikan kita mood positif untuk dapat bekerja sehingga kita akan dapat lebih bersemangat.

Rabu, 27 Agustus 2014

Social Networking: Do’s and Dont’s

Para ahli menimbang hal-hal yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan dalam memanfaatkan sosial media untuk mencari pekerjaan.
Do’s:
  • Berbagi artikel, video, posting blog, dan konten lain di mana orang-orang di perusahaan atau organisasi yang menjadi target melihatnya sebagai hal yang berguna.
  • Mempromosikan diri, seperti berbagi prestasi, artikel yang pernah ditulis, dan tantangan profesional yang berhasil diatasi. Namun, jangan pernah menjadi pembual.
  • Terlibat interaksi dengan rekan-rekan, seperti menulis atau menjawab pertanyaan, aktif dalam percakapan grup, mengomentari update rekan lain, dan me-retweet.
  • Ingatlah dengan siapa kamu bicara. Di facebook kamu berbagi informasi dengan setiap orang yang telah diundang sebagai teman. Demikian halnya dengan twitter karena media sosial merupakan jaringan publik.
  • Konsisten dalam menampilkan diri dengan memastikan profil LinkedIn, twitter, dan halaman facebook bio menunjukkan sejarah pekerjaan dan keahlian yang sama.
  • Cek dan pastikan kamu mengerti pengaturan privasi.
  • Menjalin koneksi di lahan subur, seperti berinteraksi dengan masyarakat atau komunitas terpercaya.
Dont’s:
  • Berbagi informasi terlalu banyak terutama informasi yang bersifat pribadi.
  • Lalai mengoreksi posting media sosial dengan sehati-hati mungkin. Memiliki resume pekerjaan yang bebas dari kesalahan adalah hal penting. Hal sama berlaku pada setiap tulisan publik karena calon atasan bisa membacanya. Misalnya, melakukan kesalahan ejaan penulisan pada wall post facebook karena perekrut akan melihatnya sebagai sebuah kecerobohan.
  • Jangan lupa jika masing-masing orang memiliki selera humor yang berbeda. Apa yang dipikir lucu barangkali menjengkelkan bagi orang lain.

Senin, 25 Agustus 2014

Meraih Impian Keuangan

Nasihat bisa datang dari mana saja. Namun, untuk nasihat keuangan, tentu Anda harus mendengarkannya langsung dari orang yang ahli keuangan maupun orang yang sukses secara finansial. Siapa tahu dengan mengikuti nasihat yang mereka berikan, Anda pun bisa sesukses mereka. Berikut ini adalah 13 nasihat keuangan berharga yang diberikan oleh lima orang yang berhasil secara finansial.

Li Ka-shing (Kekayaan US$ 31 miliar)

Miliuner dan salah satu orang terkaya di Asia ini pada masa kecilnya tidak lulus sekolah. Namun, sekarang kekayaang Li Ka-shing tersebar di 52 negara dan mempekerjakan lebih dari 270.000 orang. Berikut ini adalah lima nasihat keuangan darinya:
#1 Hidup bersahaja
Ketika Anda mulai hidup dengan sukses, tetaplah hidup hemat dan tidak perlu makan-makanan mewah. Li berkata, “Ketika masih muda, tubuh Anda tidak akan memiliki banyak masalah untuk beberapa tahun ke depan”. Li mencontohkan, seseorang sebaiknya hanya mengeluarkan uang RMB 600 (Rp 1,1 juta) untuk biaya hidup per bulan.
#2 Perluas jaringan
Perbanyaklah teman dan perluas teman-teman dekat dengan mentraktir makan orang-orang yang lebih pintar dan lebih kaya daripada Anda, atau orang yang membantu karir Anda. Hal tersebut harus Anda lakukan tiap bulan agar Anda semakin diingat oleh mereka. Sebagai contoh, Anda dapat menyisihkan RMB 400 (Rp 760.000) untuk memperluas jaringan atau pertemanan.
#3 Jangan berhenti belajar
Sisihkan uang untuk kebutuhan personal. Setidaknya tiap bulan sisihkan uang (RMB 300/Rp 570.000) untuk menambah pengetahuan Anda, misalnya dengan membeli buku atau mengikuti pelatihan.
#4 Berlibur
Beri diri Anda penghargaan dengan liburan, minimal satu kali dalam setahun. Hal itu akan memberikan pengalaman berbeda juga untuk memotivasi Anda agar tetap semangat bekerja. Sisihkan RMB 200 (Rp 380.000) tiap bulan untuk digunakan berlibur pada akhir tahun.
#5 Investasi untuk masa depan
Sisihkan sejumlah uang tiap bulannya hingga terkumpul uang untuk memulai bisnis kecil. Investasi berarti juga mengamankan uang yang Anda miliki untuk masa depan. Untuk awalnya, sisihkan RMB 500 (Rp 950.000) per bulan untuk investasi.

Rabu, 20 Agustus 2014

Gagal itu Keindahan yang Tertunda

Kita sesungguhnya memiliki banyak alasan mengapa Kita harus sukses, Tetapi pada kenyataanya, kita lebih sering memikirkan alasan untuk gagal.
Apa anda pernah gagal..? Saya yakin semua orang pernah mengalami kegagalan. Apapun bentuk kegagalan tersebut Tuhan memiliki rencana lain untuk hidup yang diarungi. Berlapang dada, tidak larut dalam kesedihan, dan bangkit kembali memperbaiki kekurangan diperlukan dalam menghadapi kegagalan.

Kegagalan bukan akhir dari segalanya, hikmah yang bisa dipetik menjadikan pribadi yang lebih kuat. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, apalagi orang lain demi pembenaran kekeliruan yang dilakukan penyebab kegagalan tersebut.

Gagal merupakan proses dan perkembangan. Waktu bayi pada saat kita akan belajar berjalan, dimulai dengan tiarap, kemudian merangkak, perlahan-lahan berdiri dengan memegang meja atau kursi, berjalan selangkah demi selangkah dan akhirnya mampu berjalan dengan tegak bahkan berlari. Itu sebuah proses, pada saat belajar berjalan tak terhitung berapa kali kita jatuh, terbentur meja atau kursi membuat tubuh kita lecet dan menjerit. Apakah kita menyerah? Tidak, jika kita menyerah tak mungkin kita bisa berdiri tegak, berjalan ke tempat yang indah dan berlari bagaikan sprinter peraih emas diolimpiade. Untuk menggapai kesuksesan dibutuhkan proses dan usaha yang keras. 

“There Is No Failure, Only Feedback“ 
“Tidak ada kegagalan, yang ada hanya umpan balik“.

Memaknai kegagalan sebagai umpan balik, memberikan persepsi baru bagi saya. Semula persepsi saya atas kegagalan mirip /saya analogikan seperti terminal atau stasiun atau tempat pemberhentian (pit stop). Maksudnya kalau kita mengalami kegagalan, berarti langkah kita mesti terhenti sebentar, atau bisa juga berhenti lama, untuk menyiapkan perjalanan yang baru lagi.

Persepsi saya seperti ini, diperkuat lagi dengan banyaknya contoh orang yang gagal dalam satu usaha, terus banting stir ke usaha lain. Dan bila kembali gagal, akan mencoba lagi usaha yang lain. 

Tetapi dengan persepsi baru saya, bahwa kegagalan hanyalah umpan balik, sangat cocok dengan tipikal saya, yang cenderung teknikal. Saya jadi ingat waktu SMA punya hobby elektronika, kalau sudah mengutak-atik rangkaian elektronika, saya selalu terpacu untuk bisa berhasil. Karena kalau sedang ngoprek ternyata hasilnya tidak sesuai keinginan, maka akan dicari letak penyebabnya (feed back). Dari umpan balik-umpan balik yang bisa dikumpulkan, hampir 90% proyek-proyek kecil saya bisa diteruskan dan membuahkan hasil. Ach jadi nostalgia SMP. he..he..he..

Dengan persepsi baru saya bahwa kegagalan hanyalah umpan balik, membuat saya bertambah optimis. Apapun yang nanti terjadi pada bisnis, saya siap menghadapinya. Kalau orang lain mengatakan gagal, saya akan menyikapinya sebagai umpan balik yang memberitahu saya bahwa ada strategi yang keliru atau strategi tidak tepat dijalankan. Sehingga proses harus terus berjalan dan tidak boleh terhenti, karena yakin tidak akan pernah gagal. Yang ada hanya umpan balik.

Demikian juga kalau orang lain bilang saya sukses, saya memaknainya sebagai umpan balik yang menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan sudah tepat dan sudah pas. Jadi fokusnya tetap pada proses bukan pada hasil.

Jadi, tetap jalani prosesnya, nikmati pencapain-pencapaiannya.

Tersebutlah, seorang pemuda kampung bernama Ujang yang pantang menyerah dan tidak takut menghadapi kegagalan. Ia berprinsip, “Lebih baik mencoba lalu gagal, dari pada saya gagal mencoba.”

Setelah Ujang menguasai bahasa Arab dengan baik, kini Ujang pun ingin bisa berbahasa Inggris. Pergilah ia ke sebuah lembaga kursus. Belajarlah ia disana, dengan penuh semangat membara....

Pada hari pertama kursus dia sudah belajar menyebutkan angka2 sederhana dalam bahasa Inggris, seperti one, two, three, dst. Kemudaian ia juga belajar sedikit tatakrama seperti ucapan “I’m sorry sir”.

Kemudian pada hari kedua kursus, saking semangatnya, si Ujang berangkat dengan cepat menuju tempat kursusnya, lalu tiba-tiba secara tak sengaja ia menyenggol seorang bule.

Karena Ujang dilahirkan sebagai seorang yang optimis dan PD abizzz, maka ia pun dengan kemampuan alakadarnya berkomunikasi dengan si bule seperti berikut :

Ujang : I’m sorry sir….
Bule : Oh No problem, I’m sorry too
Ujang : (Dengan pede abis) Oh yes, I’m sorry three
Bule : (Kebingungan abis) I’am sorry three, what for ?
Ujang : Oh yes, Four five sir...
Bule : (Tambah bingung) Are you sick ?
Ujang : Oh no, I’m seven

Ha ha ha ha ha... gagal itu memang indah. Janganlah Anda menyerah dengan kegagalan, sebab kelak kegagalan itulah yang membuat sukses Anda terasa begitu indah.

Lagipula, kegagalan tidak harus dinisbatkan kepada pelakunya, cukup kepada peristiwanya saja. Sehingga pembelajaran kita bisa lebih sempurna.

Sebagaimana, seorang gadis yang menggoreng tempe, lalu tempenya gosong, MAKA sungguh yang gosong adalah tempenya, bukan gadisnya... 
Semoga bermanfaat